Thursday, January 26, 2006


Buang Angin Biar Tetap Dingin

Mengisi air radiator bisa dianggap hal sepele. Namun bagi pemilik Toyota Avanza, harap berhati-hati. "Salah melakukan pengisian bisa menyebabkan mesin panas," wanti Usman Adie, service manager Tunas Toyota Pasar Minggu, Jaksel.


KATUP PEMBUANGAN

Pasalnya, pengisian cairan pendingin berbeda dengan mobil pada umumnya. Pria dengan panggilan beken Gembleh ini lantas merujuk pada prosedur membuang angin dalam saluran pendingin. "Posisi radiator lebih tinggi mesin, sehingga saat mengisi harus membuang angin di mesin lebih dulu," lanjut pria 40 tahun ini.
Proses membuang angin ini jelas bertujuan supaya mesin tetap dingin. Soalnya kalau masih ada angin yang terperangkap dalam saluran pendingin, jumlah air jadi berkurang. Efeknya, air lebih mudah mendidih. Mesin pun bakal cepat terkena demam.
Sistem pengisian dengan membuang angin ini ditandai dengan adanya katup pembuangan di dekat mesin. Biar lebih jelas, buka kap mesin Avanza Anda dan perhatikan sebuah katup (gbr.1) di sebelah kiri mesin bagian depan (dilihat dari depan kap motor).
Khusus buat Avanza 1.3 S A/T bermesin VVT-i, selain katup di samping kiri mesin (Katup A), ada sebuah katup lagi (Katup B). Lokasinya di sebelah kanan belakang mesin (gbr.2). Letaknya lebih tinggi daripada katup pertama.
Sebelum mulai mengisi, pastikan kondisi aman bagi Anda dan kendaraan. Pertama, pengisian harus dilakukan pada saat mesin dingin. Kemudian cari tempat yang rata supaya cairan pendingin bisa menyebar dengan baik.
Petunjuk pengisian cairan pendingin ditempelkan pada bagian dalam kap mesin. Tetapi, ada langkah yang harus diperhatikan. Yaitu pada saat menambah atau mengisikan air radiator (gbr.3) setelah tutupnya dibuka.
Sesuai petunjuk, sebelum mengisi, katup pembuangan angin harus dibuka lebih dulu. Pada mesin Avanza VVT-i, kedua katup harus terbuka. Setelah itu tuangkan cairan pendingin. Semakin banyak cairan yang dituang, akan memenuhi saluran pendingin. Sampai akhirnya cairan keluar dari lubang katup pembuangan (gbr.4).
"Waktu cairan keluar dari lubang pembuangan, segera tutup katupnya sambil terus mengucurkan air," papar pria asal Salatiga ini. Jangan sampai kucuran air terhenti sebelum katup tertutup dengan benar. Sebab kalau terputus masih memungkinkan angin terperangkap.
Pada Avanza VVT-i, prosedurnya diteruskan untuk katup kedua. Yang terisi dahulu adalah katup A. Setelah katup A tertutup, air bakal muncul melalui katup B yang lebih tinggi. Lakukan langkah yang sama seperti katup A tadi.
Setelah katup tertutup, tinggal melanjutkan mengisi sampai radiator penuh. Tinggal mengencangkan tutup radiator (gbr.5). Dijamin mesin tak cepat gerah. Manut

No comments: